PT PLN (Persero) bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melaksanakan aksi nyata membersihkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung di Cisarua, Bogor. Kegiatan ini menjadi bagian dari Festival Ciliwung 2025 sekaligus memperingati Hari Sungai Sedunia.
Dalam aksi tersebut, 1.101 relawan dari berbagai komunitas ikut berpartisipasi. Mereka berhasil mengangkat 176 kilogram sampah dan menanam 2.500 pohon produktif seperti nangka, rambutan, alpukat, hingga mahoni. Langkah ini membantu memulihkan area sungai dan menjaga keseimbangan ekosistem.
Aksi Nyata untuk Pulihkan Sungai
Selain membersihkan sungai, PLN memberikan 10 unit tempat sampah kepada komunitas peduli lingkungan seperti Teman Ciliwung dan Katumbiri. PLN juga melepas 400 benih ikan tawes ke aliran sungai agar kehidupan air tetap terjaga.
Untuk mengurangi sampah organik, PLN meresmikan fasilitas komposter di UPDL Bogor. Fasilitas ini mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi langkah PLN. Menurutnya, gerakan ini adalah aksi nyata, bukan seremonial semata.
“Upaya PLN menunjukkan paradigma bisnis ramah lingkungan. Ini teladan bagi semua pihak,” ujar Hanif.
PLN Tunjukkan Komitmen Hijau
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa tanggung jawab PLN tidak hanya menghadirkan listrik andal. PLN juga berkomitmen melindungi bumi dari dampak krisis iklim.
“Pembersihan DAS Ciliwung ini bukti gotong royong masyarakat untuk memulihkan sungai yang penting bagi Jawa Barat dan Jakarta,” katanya.
Sementara itu, EVP HSSE PLN Dispriansyah menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari program pemulihan ekosistem sungai sepanjang 2025. Ia berharap langkah ini menjadi contoh bagi industri lain.
“Kami ingin kegiatan ini jadi model kepedulian lingkungan di seluruh PLN Group. Dengan kerja sama, kita wujudkan bumi lebih hijau,” jelasnya.
PLN Terus Lanjutkan Gerakan Hijau
Aksi di Ciliwung melanjutkan komitmen hijau PLN tahun 2025. Sebelumnya, PLN menggelar Gerakan Zero Waste Warrior di seluruh Indonesia dan menanam 10.000 pohon di Hulu Ciliwung.
PLN juga mengembangkan program TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) yang mengubah sampah jadi biomassa, serta menanam 3.000 mangrove di pesisir untuk menjaga ekosistem laut.
Pencapaian ini memperkuat reputasi PLN sebagai perusahaan dengan pengelolaan lingkungan terbaik. Pada 2024, PLN meraih 123 peringkat Biru dan 42 peringkat Hijau–Emas dalam PROPER nasional.
“Kami ingin memastikan setiap energi yang kami hasilkan juga membawa manfaat bagi bumi. Sungai bersih dan lingkungan lestari adalah warisan terbaik bagi generasi mendatang,” tutup Dispriansyah.






