Jakarta – Kebakaran di Pancoran melanda kawasan Pengadegan Timur, Jakarta Selatan, pada Kamis sore. Api membakar 120 rumah dan lapak, sementara sekitar 400 warga segera menyelamatkan diri. Beruntung, tidak ada korban jiwa.
Warga Beraksi Cepat Selamatkan Diri
Setelah salat asar, warga melihat rumah mulai terbakar dan langsung berlari menyelamatkan diri. Banyak yang mengevakuasi keluarga, anak-anak, dan hewan peliharaan mereka.
Belly Bachtiar, pimpinan RT setempat, mengatakan: “Warga sigap memadamkan api dengan peralatan seadanya, sambil menunggu mobil Damkar datang.”
Petugas Damkar Cepat Tanggapi
Petugas pemadam kebakaran tiba sekitar pukul 15.18 WIB. Mereka menurunkan 15 unit mobil Damkar dan puluhan personel, bekerja dalam tiga sesi untuk memadamkan api. Warga membantu memberi akses agar petugas bisa menjangkau lokasi terdampak.
Dugaan Penyebab Kebakaran
Warga menduga korsleting listrik memicu kebakaran. Api awalnya muncul di rumah kontrakan kosong sebelum merambet ke bangunan di sekitarnya. Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti untuk mencegah kejadian serupa.
Pengungsian dan Bantuan Warga
Pemerintah dan Dinas Sosial segera menyiapkan pengungsian sementara bagi warga terdampak. Warga menempati rumah kosong, masjid, dan tenda darurat. Mereka juga menerima bantuan makanan, pakaian, dan kebutuhan pokok lainnya.
Belly menambahkan, “Kami terus berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan untuk memastikan warga mendapatkan tempat aman dan bantuan cukup.”
Solidaritas Warga Menjadi Kunci
Kebakaran ini menunjukkan solidaritas warga Pancoran. Mereka berinisiatif memadamkan api, mengevakuasi warga, dan membantu mengatur pengungsian.
Kini, fokus utama warga dan pemerintah adalah memulihkan rumah dan lapak yang terdampak, serta memastikan warga tetap aman dari risiko kebakaran berikutnya.






