Beranda / Berita Politik / HUT ke-18 Gerindra Dirayakan Sederhana di Kertanegara

HUT ke-18 Gerindra Dirayakan Sederhana di Kertanegara

HUT ke-18 Gerindra

HUT ke-18 Gerindra menjadi momen kebersamaan bagi Presiden sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Pada peringatan kali ini, Prabowo memilih menggelar syukuran sederhana di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Sejak awal, Gerindra memang mengedepankan kesederhanaan. Selain itu, partai ingin menunjukkan empati kepada masyarakat di daerah yang masih terdampak bencana.

Prabowo Hadir dan Disambut Kader Gerindra

Prabowo tiba di kediamannya pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 18.54 WIB. Begitu turun dari kendaraan, para kader langsung menyambutnya dengan yel-yel penuh semangat.

Selanjutnya, Prabowo langsung memasuki rumah. Para pengurus dan kader Gerindra pun mengikuti langkahnya untuk memulai syukuran HUT ke-18 Gerindra.

Baca Berita Lainnya “Edan! Karyawan Punya Rekening Rp 12 Triliun, Skandal Ini Dibongkar PPATK

Tokoh Nasional Hadiri Syukuran HUT ke-18 Gerindra

Sejumlah tokoh penting ikut hadir dalam acara tersebut. Mereka antara lain Sufmi Dasco Ahmad, Prasetyo Hadi, Habiburokhman, Ahmad Riza Patria, Dedi Mulyadi, Maruarar Sirait, hingga Angga Raka Prabowo.

Kehadiran mereka memperlihatkan soliditas internal Gerindra. Selain itu, momen ini memperkuat komunikasi antara pimpinan partai dan kader.

 Alasan Gerindra Rayakan HUT Secara Sederhana

Sekretaris Jenderal Gerindra, Sugiono, menjelaskan alasan perayaan berlangsung sederhana. Menurutnya, sejumlah daerah masih menjalani pemulihan pascabencana.

Oleh karena itu, Gerindra memilih menahan euforia. Partai mengutamakan rasa empati dan kepedulian sosial dalam peringatan HUT ke-18 Gerindra.

 Kader Gerindra Diminta Fokus Aksi Sosial

Sugiono juga menyampaikan arahan DPP Gerindra kepada pengurus daerah. Ia meminta kader menggelar kegiatan sosial di wilayah masing-masing.

Dengan langkah tersebut, Gerindra ingin menghadirkan manfaat nyata. Perayaan ulang tahun tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *