Kapolda Riau Turun Tangan, Publik Terkejut
Pelalawan, Riau – Tim BKSDA menemukan Gajah Sumatera mati mengenaskan di konsesi PT RAPP Distrik Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga. Pemburu mengambil kepala, belalai, dan gading gajah.
Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, langsung datang bersama jajaran Polda Riau. Selain itu, perwakilan BKSDA dan pihak PT RAPP memeriksa gajah secara menyeluruh. Mereka mendata semua bukti dengan cepat dan sistematis.
“Ia sangat menyedihkan ketika binatang dilindungi seperti Gajah Sumatera dibunuh,” ujar Irjen Herry Heryawan pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Baca Berita Lainnya “HUT ke-18 Gerindra Dirayakan Sederhana di Kertanegara“
Kronologi Penemuan yang Menggegerkan
Tim BKSDA datang ke lokasi pada Senin, 2 Februari 2026. Mereka melihat tubuh gajah mulai membusuk dan memperkirakan gajah mati sekitar 10 hari sebelumnya.
Selain itu, tim menemukan fakta mengerikan:
-
Proyektil menembus tengkorak bagian belakang.
-
Kepala, dahi, mata, dan belalai sebagian hilang.
-
Pemburu membawa kedua gading gajah.
drh Rini Deswita, Pengendali Ekosistem Hutan Pakar BKSDA Riau, menegaskan, “Kondisi gajah sangat mengenaskan. Kepala, belalai, dan gading hilang.”
Kapolda Pastikan Penegakan Hukum
Kapolda Riau menegaskan bahwa aparat akan mengusut tuntas kasus ini. Ia ingin menunjukkan komitmen penuh terhadap perlindungan satwa liar.
“Aku hadir di sini untuk menunjukkan komitmen bahwa aku bersama publik yang mengecam pembunuhan binatang dilindungi ini,” kata Irjen Herry Heryawan.
Selain itu, Dirkrimsus, Dirkrimum, Dansat Brimob, Kapolres Pelalawan, dan pihak PT RAPP bekerja sama dengan BKSDA. Mereka menyusun langkah-langkah penyelidikan dan menangkap pelaku jika ditemukan.
Kemudian, tim mengamankan area sekitar agar bukti tetap utuh. Bahkan, mereka mengajak masyarakat melaporkan setiap aktivitas ilegal.
Ancaman bagi Konservasi Gajah Sumatera
Masyarakat harus memperhatikan Gajah Sumatera karena perburuan dan hilangnya habitat mengurangi populasinya. Aparat menindak tegas setiap pelaku perburuan ilegal.
Selain itu, BKSDA Riau meminta masyarakat aktif menjaga satwa liar. Mereka juga meminta masyarakat melaporkan perburuan ilegal. Dengan demikian, semua pihak ikut melindungi satwa langka.
Kesimpulan
Kasus pembunuhan Gajah Sumatera di Riau menjadi peringatan keras bagi semua pihak. Kepala, belalai, dan gading gajah yang hilang menunjukkan kekejaman pemburu ilegal.
Selain itu, aparat hukum berkomitmen menindak tegas pelaku. Dengan begitu, masyarakat ikut menjaga kelestarian satwa langka.






